Anies-Baswedan-19081506
Berita

Mendikbud Minta Sekolah Bentuk Unit Pencegahan Kekerasan

“Kami harapkan sekolah dapat melakukan antisipasi aksi kekerasan di sekolah dengan membentuk gugus unit pencegahan kekerasan di sekolah maupun di luar sekolah,”

Mendikbud Anies Baswedan. (Rengga Satria/Celahkota)

CELAHKOTA.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meminta pihak sekolah untuk membentuk unit pencegahan kekerasan. Hal itu untuk mengantisipasi seluruh tindak kekerasan yang berpotensi terjadi di sekolah.

“Kami harapkan sekolah dapat melakukan antisipasi aksi kekerasan di sekolah dengan membentuk gugus unit pencegahan kekerasan di sekolah maupun di luar sekolah,” kata Anies di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kalasan, Sleman seperti dilansir kantor berita Antara, Kamis (12/5).

Ia menegaskan, dibutuhkan upaya yang tepat untuk “memangkas” kasus kekerasan yang kerap terjadi belakangan ini. Salah satu hal yang penting bagi Anies adalah upaya pencegahan.

Anies menjelaskan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang gencar melakukan kampanye pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah dengan menerapkan kembali Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 tahun 2015.

“Dalam peraturan tersebut sekolah-sekolah diharuskan memiliki gugus unit untuk pencegahan kekerasan yang terdiri dari guru, siswa dan orang tua. Ini untuk mencegah dan melihat indikasi serta gejala-gejala awal terjadinya kekerasan,” ujarnya.

Anies mengatakan ketiga unsur dalam unit pencegahan kekerasan diharapkan bisa saling berinteraksi untuk mengantisipasi dengan menghentikan aksi-aksi kekerasan sebelum menjadi lebih besar.

“Kami juga harapkan peran lebih dari masyarakat untuk memperhatikan anak-anak, terutama anaknya sendiri. Peran aktif masyarakat ini akan mampu mencegah fase-fase aksi kekerasan di lingkungan masyarakat,” terangnya.

Mendikbud Minta Sekolah Bentuk Unit Pencegahan Kekerasan
Komentar gratis klik di sini

Tinggalkan pesan

Pilihan

Ke atas