Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. (Foto: mpr.go.id)
Politik

Atribut Palu Arit Beredar, Masyarakat Jangan Reaktif

“Di negara asal komunis sana, kaos bergambar palu arit itu sudah menjadi souvenir. Tetapi, secara ideologis, PKI itu sudah tidak ada lagi,”

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. (Foto: mpr.go.id)

CELAHKOTA.COM – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta masyarakat tidak berlebihan dalam menanggapi kontroversi atribut palu arit yang belakangan merebak.

Meski belum ada indikasi berkembangnya paham komunis terkait peredaran atribut palu arit itu, Zulkifli meminta masyarakat untuk tetap mewaspadai kemungkinan bangkitnya ideologi komunis.

“Di negara asal komunis sana, kaos bergambar palu arit itu sudah menjadi souvenir. Tetapi, secara ideologis, PKI itu sudah tidak ada lagi,” ujarnya dalam keterangan tertulis MPR seperti dilansir Kantor berita Antara, Kamis (12/5).

Zulkifli menegaskan perlunya penerapan Pancasila dalam perilaku sehari-hari, salah satunya dalam wujud musyawarah mufakat. Dia mencontohkan, peresmian jembatan oleh Bupati Bojonegoro beberapa waktu lalu merupakan salah satu hasil musyawah mufakat.

Dengan musyawarah mufakat, penduduk yang memiliki tanah di kedua daerah yang dihubungkan jembatan secara sukarela menyerahkan tanahnya, tanpa minta ganti rugi. “Kenapa itu bisa terjadi? “Karena musyawarah mufakat itu asli Indonesia,” kata dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan akan melakukan tindakan bagi masyarakat yang kedapatan menggunakan atribut palu arit. Hal tersebut untuk mencegah adanya ‘gerakan’ komunisme terselubung.

Atribut Palu Arit Beredar, Masyarakat Jangan Reaktif
Komentar gratis klik di sini

Tinggalkan pesan

Pilihan

Ke atas