Aksi Solidaritas untuk Yuyun. (Rengga Satria/Celahkota)
Berita

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Yuyun Harus Dihukum Berat!

“Pelaku harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya karena ini perbuatan yang biadab yang tentunya harus diberikan sanksi yang sangat tegas dan keras,”

Sejumlah organisasi perempuan dan masyarakat menggelar aksi solidaritas bertajuk #SOS (Save Our Sister): Bunyikan Tanda Bahaya! di depan Istana Negara Jakarta, Rabu (04/05). Aksi tersebut sebagai bentuk empati terhadap kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa Yuyun, seorang siswi SMP asal Bengkulu berusia 14 tahun yang diperkosa secara bergilir dan dibunuh oleh 14 orang. (Celahkota/Rengga Satria)

CELAHKOTA.COM – Aksi pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh 14 orang terhadap siswi SMP Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu berusia 14, Yuyun menuai kecaman dari beberapa pihak, salah satunya adalah Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Agus berharap para pelaku dapat dihukum seberat-beratnya.

“Kami sangat menyesal sampai ada kejadian yang sangat keji seperti itu, sehingga kami sampaikan aparat yang berwajib harus menuntaskan masalah ini,” ujar Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (04/5).

“Pelaku harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya karena ini perbuatan yang biadab yang tentunya harus diberikan sanksi yang sangat tegas dan keras,” lanjut Agus.

Meski begitu, pada kesempatan itu Agus enggan menanggapi wacana hukum kebiri kepada para 14 ‘predator’ tersebut, namun dia berharap hukuman yang berat dapat menjadi efek jera sehingga kasus serupa tak terulang kembali.

“Soal hukum kebiri, itu adalah suatu kewenangan dari aparat penegak hukum. Tetapi kami bermohon pelaku harus dihukum yang seberat-beratnya dalam hal ini supaya kejadian-kejadian seperti sekarang ini tidak boleh terulang kembali,” katanya.

Komentar serupa juga disampaikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). JK menilai apa yang dilakukan oleh ke-14 pelaku terhadap Yuyun adalah perbuatan keji dan tidak berprikemanusiaan.

“Yang begitu yang melakukannya harus dihukum,” tegas JK sesaat setelah  membuka Indonesia Water and Waste Water Expo and Forum (IWWEF) Tahun 2016 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

Kasus kekerasan seksual yang menimpa Yuyun juga menggugah Sejumlah aktivis yang tergabung dalam gerakan Save Our Sister (SOS). Demi menyatakan kepedulian dan rasa solidaritasnya, SOS akan menggelar aksi damai di seberang Istana Negara pada Rabu (04/05/2016).

Anggota Komite Aksi Perempuan (KAP) Estu Fanani menghimbau bagi masyarakat yang tergugah dengan peristiwa naas yang menimpa Yuyun untuk hadir dalam aksi tersebut.

“Bagi yang tidak bisa hadir tolong bunyikan klakson sepeda motor, mobil, atau bel sepeda sebanyak tiga kali di mana pun kalian berada tepat pada pukul 17.30 untuk solidaritas,” ujar Estu.

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Yuyun Harus Dihukum Berat!
Komentar gratis klik di sini

Tinggalkan pesan

Pilihan

Ke atas